;

Rabu, 29 Mei 2013

Gairah Tetanggaku 02

Rabu, 29 Mei 2013

Tiba-tiba dia duduk di pangkuanku dan, "Bless.." masuk kepala jamurku, aku
terkejut karena tidak menyangka akan begitu, aku pikir cuma mau dimasturbasi
saja. Benar tidak siap mental aku kehilangan perjakaku dengan keadaan seperti ini,
aku selalu membayangkan sebelumnya lain. Aku bayangkan dengan teman sebaya.
Dan luar biasa namanya otot vagina itu bisa ya seperti nyedot begitu dan seperti
dijepit dengan apa ya.. susah jelaskan. Kami beraksi tanpa bicara banyak, dan
sambil takut si ibunya datang atau anak-anak itu kan bisa tiba-tiba lari ke ibunya.
Dan Tante Ida turun pelan-pelan, aku merasa agak sakit waktu turun itu, kulit
kepalaku ikut tertarik terus (aku tidak dikhitan). Dan akhirnya Tante Ida sudah
duduk rapat di atas pangkuanku. Dan ia mulai berputar-putar hanya pinggangnya
saja, dan nanar mataku menikmati itu. Jadi penisku di dalam terus, Tante Ida tidak
maju-mundur, ia cuma berputar searah jarum jam atau ke depan belakang, aku
terus meremas-remas adonan daging dadanya. Dasar aku masih belum bisa, baru
kira kira 4 - 5 menit aku sudah merasa gelombang orgasmeku mulai meluap dan
aku tidak bisa ngomong cuma remasan di buah dada Tante Ida. Tanpa sadar aku
jadi meremas kencang sekali. Tante Ida tahu dan dipercepatnya dan perahan
ototnya tambah kencang, ia juga rupanya (aku tahu belakangan) mau mencapai
orgasmenya.
Ia duduk di penisku masuk dalam sekali dan terasa bibir vaginanya di buah
zakarku, ia memutar hebat dan aku orgasme terhebat dalam sejarah hidupku
sampai waktu itu. Supaya tidak menjerit aku tekan mulutku di punggung Tante Ida.
Dia juga rupanya sampai dan terengah-engah. Tiba-tiba si Ita anaknya yang besar
melihat ke kami dan katanya, "Mama kenapa?" Kami seketika membeku diam dan
untung si Ika nonton terus karena pas film kartunnya lagi asyik. Pelan-pelan Tante
Ida mencabut sambil mengencangkan cengkraman ototnya, rupanya supaya
spermaku jangan tumpah kemana-mana. Dan dia bangun sambil membawa
selimutnya terus ke kamar mandi. Aku cepat bersila dan kututup dengan majalah.
Wah baru aku nutupi dan Tante Ida masuk kamar mandi, Bu Etty si oma masuk
kamar dan bilang,
"Eh, anak-anak ayo tidur sudah hampir jam 10.00 malam nih. Eh ada nak Toto
juga, mana Ida?"
"Oh.. itu.." gelagapku, "Lagi ke kamar mandi."
Untung si oma tidak curiga dia kira aku ikut nonton barangkali ya.
"Ayo Oma mau bobo!"
Pas film kartunnya habis dan mereka bilang,
"Selamat malam Kak.."
Begitu mereka pergi aku ikutan masuk kamar mandi, dan si tante masih jongkok
sedang mencuci vaginanya. Aku dekap dari belakang dan si tante berdiri dan
kegelian karena penisku mentul-mentul menyentuh bukit pantatnya. Aku belum
lihat benar bagaimana badan si tante dan aku agak mundur.
Seketika penisku tegang lagi karena yang kulihat sekarang nyata bukan dari tempat
mengintip. Dan tangan si tante memegang lagi batang penisku sambil menyiramnya
untuk mencuci yang tadi. Aku gemetar karena pengalaman seperti ini luar biasa
untuk anak seumurku. Buah dada Tante Ida menantang dan tegar, kelihatan pori-
porinya meremang karena udara agak dingin di kamar mandi. Dan itu bukit
vaginanya gundul sekali dan agak merekah merah terbuka bekas tadi. Aku tak tahu
mesti apa selain meraba buah dadanya lagi kali ini dari depan. Tante Ida menarik
aku dan mencium bibirku, aku menurut saja dan badan kami merapat. Tangannya
terus mengurut-urut batang penisku. Dan aku meraba pantatnya yang sintal
kencang. Buah zakarku pun diremas-remasnya pelan-pelan. Kemudian Tante Ida
menaikkan kakinya sebelah ke atas bak dan dimasukkannya lagi penisku. Lincir
sekali dan panas terasa di batangku. Kali ini Tante Ida bergoyang maju-mundur
dan pantatku juga ditekannya mengikuti irama. Aku ikut saja menggoyangkan
sambil memeluk, mengisap putingnya, mencium bibirnya.
Beberapa saat kami bergoyang sama-sama, tapi pahanya Tante Ida pegal rupanya
dan dicopotnya penisku, kemudian ia berbalik dan nungging pegangan ke bak
mandi. "To dari belakang To," dan tangannya diulurnya dari tengah
selangkangannya, ditariknya penisku dan pelan-pelan digosoknya ke bibir
vaginanya. Aduh panas banget deh itu bibir, terus aku desak maju dan "Bless.."
kepala jamurku masuk bergesek-gesek lincir dengan dinding lubangnya. Tante Ida
juga bereaksi dan pinggulnya berputar seperti penari perut itu. Aduh luar biasa deh,
aku nanar dan tidak bisa mikir lagi. Pantatku maju-mundur penisku menggaruk-
garuk lubang. Dari posisi ini aku bisa lihat jelas batang penisku basah kuyup dan
bibir vagina Tante Ida ketarik keluar-masuk. Tanganku mengulur ke depan
meremas buah dadanya yang menggantung besar dan bergoyang menggeletar,
nafas Tante Ida mendengus desah. Akhirnya aku meledak-ledak lagi dan Tante Ida
terbantar dia rupanya sudah duluan orgasme. Setelah itu kami mandi di pancuran
sama-sama dan saling meraba-raba berpelukan dan aku puas sekali memerah
susunya. Buah dadanya juga buat aku bagus sekali, aku puas sekali meremas-
remas itu. Luar biasa wanita ini.
Kemudian kami lanjutkan lagi di ranjang. Dan aku cuma bisa rebah di bawah dan
Tante Ida yang naik di atas. Pantatku diganjal dengan bantal dan terasa penisku
lebih terulur, si tante meremas penisku yang lemas dan pelan-pelan diciumnya
kepala penis dan akhirnya dimasukkan ke mulut dan aku melenguh-lenguh geli dan
agak linu karena sudah dua kali main. Tak lama penisku tegang lagi dan tante naik
menunggangiku sekali lagi menghadapi aku. Buah dadanya bergayut bebas dan
liar, aku meremas-remas sambil menikmati kenyotan vaginanya yang kencang
sekali. Tante Ida ini benar-benar kuda betina binal sekali. Diputarnya pinggulnya
dan terasa sekali dinding otot daging vaginanya meremas-remas batang penisku.
Pelan-pelan orgasmeku mulai bergelombang akan keluar tiba-tiba, dicabutnya
vaginannya, aku menjerit, "Aduhh Tante terusinn dongg.." Dia tertawa dan
diputarnya badannya dan dipegangnya penisku yang sudah panas sekali. Sekarang
tante membelakangiku, dibimbingnya penisku masuk, ia turun dan "Bless.." aku
bisa melihat bibir vaginanya merekah dibelah penisku. Dan ia mulai lagi bergoyang
seperti penari jaipong, luar biasa tak tergambarkan, enak.
Tak lama aku meledak, dan si tante mengandaskan penisku semua masuk dan ia
masih membuat gerakan memutar dengan pinggulnya dan kakinya lurus,
ditekannya habis dan tante pun meledak-ledak melenguh keras, "To.. enak sekali
To.." Benar-benar wanita luar biasa. Dia bilang dia suka sekali hubungan kelamin.
Tapi suaminya sering tugas ke luar kota dan seperti sekarang ini setahun penuh
belajar di **** (edited). Malam itu jam 24.00 lebih baru aku dilepas sama Tante
Ida. Aku masih berkali-kali lagi sama dia selama suaminya sekolah itu. Dan ketika
aku kemudian sama Ita anaknya, Adeline keponakan Tante Ida juga aku sempat
enjoy sama-sama waktu Tante Ida ke luar kota sama suaminya.
Aku masih berkali-kali lagi sama dia selama suaminya sekolah itu. Dan ketika aku
besar kemudian Ita anaknya juga pernah ngelmu sama aku (gantian setelah aku
ngelmu sama seniornya). Adeline keponakan Tante Ida juga aku sempat enjoy . Ada
lagi Mbak Icih pembantu di rumahnya yang molek juga. Pengalaman-pengalaman
di situ sangat berkesan dan mendidik aku tentang hal sex.
Besoknya tengah hari, aku ke rumahnya lagi karena pagi-pagi tadi aku terbangun
sudah tegang sekali terbawa ke impian segala pengalaman pertama itu. Aku
mengharapkan bisa main lagi karena biasanya anak-anaknya suka dibawa jalan-
jalan sama ibunya Tante Ida kalau hari Minggu. Rupanya sudah pada pergi karena
sepi sekali, wah asyik aku pikir dan nafasku terasa sudah terengah-engah
membayangkan apa yang akan aku alami. Kok sepi sekali, tidak kedengaran suara,
ah mungkin si tante tidur, aku pikir. Aku pelan-pelan ke kamarnya, tidak ada.
Kemana ya? Di kamar mandi aku lihat juga tidak ada. Aku ke paviliun kamar Bu
Etty ibunya Tante Ida mungkin lagi beres-beres di situ, pikirku. Tanpa mengetuk
aku masuk dan dari balik pintu aku lihat ada bayangannya sedang membungkuk
membelakangi di dekat ranjang, segera aku masuk dan kupeluk dari belakang
sambil meremas-remas buah dadanya. "Aiihh.." jeritnya. Astaga! rupanya Bu Etty,
bukan Tante Ida sedang setengah telanjang baru mandi.
Aku ternganga dan tidak bisa bicara dan Bu Etty lemas karena kaget terduduk di
ranjangnya. "Duhh nak Toto kenapa ngagetin Ibu.." dan dia terduduk di ranjangnya,
handuk yang sekedar menutup tubuhnya tidak cukup panjang sehingga bagian atas
handuk turun ke perutnya buah dadanya menggandul lepas bebas. Aku tambah
menganga melihat itu dan penisku di dalam celana pendekku tidak tahu diri, dia
masih tegak saja seperti tiang bendera tujuh belasan. Kami terdiam dan Bu Etty
tak berusaha menutup buah dadanya yang masih sintal. Memang ibu dan anak ini
dikaruniai tubuh yang amat seksi. Bu Etty umurnya kurasa sudah berumur tapi
badannya amat terpelihara, ya seperti itu loh ibu-ibu yang rajin minum jamu-
jamuan. Buah dadanya sama seperti Tante Ida biar agak sedikit turun, dan dia
lebih tinggi dari Tante Ida, jadi anggun sekali.
"Mau ngapain nyari Tante Ida?" tanyanya tanpa sungkan.
Aku tergagap-gagap.
"Eh.. oh itu mm nyari majalah.."
"Lho kok meluk-meluk dan meremes-remes tetek orang," sergahnya.
Aku tambah pucat dan tidak sadar atau terpikir bahwa Bu Etty kok tidak berusaha
menutupi payudaranya itu yang kontal-kantil di depanku.
"Itu anu.. anu.. aku.. sa.. sa.. saya tidak sengaja.." gagapku.
"Mana bisa tidak sengaja orang kamu sudah ngeremes-remes, sakit tahu.."
bentaknya lagi, "Sini kamu!" sergahnya.
"Tanganmu lancang sekali ya, coba sini mana tanganmu! aku mesti laporin sama
ayah kamu."
Aku sudah tambah hijau biru pucat pasi dan keringat dinginku deras mengalir di
punggungku. Penisku yang tadi sudah tegang jadi mengkerut kecil sekecil-kecilnya
lembek di dalam celanaku seperti kura-kura kena gertak kepalanya, masuk deh ke
dalam batoknya. Malah ingin ngompol rasanya.
Bersambung ke bagian 03

Anda sedang membaca artikel tentang Gairah Tetanggaku 02 dan anda bisa menemukan artikel Gairah Tetanggaku 02 ini dengan url http://kumpulan-ceritaxxx.blogspot.com/2013/05/gairah-tetanggaku-02.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Gairah Tetanggaku 02 ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Gairah Tetanggaku 02 sumbernya.

Keyword : cerita seks,cerita dewasa,cerita,kumpulan cerita,mendesah,selingkuh,nikmat,sumber cerita,kumpulan cerita seks,hot story



Selamat Datang Di Cerita Seks Terbesar di Indonesia

Admin Mesum - 04.58
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI
Silahkan Promosikan Situs/Web atau Blog Anda Disini



Shout
Email extractor software for online marketing. Get it now free, Email Extractor 14. online-casino.us.org

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Kumpulan Ceritaxxx - All Rights Reserved