;

Rabu, 29 Mei 2013

ABG Toket Gede 1

Rabu, 29 Mei 2013

Bagi para pembaca yang belum membaca ceritaku terdahulu yang berjudul "Beli
Mobil Berbonus Seks", perkenalkan namaku Wawan. Aku sedang kuliah di tingkat
terakhir sebuah PTS di Jakarta. Sambil kuliah, aku berwiraswasta. Terimakasih
untuk temanku yang dulu memperkenalkan aku pada bisnis ini, sehingga keadaan
ekonomiku sudah sangat berubah. Aku merasa sangat bersyukur, di saat banyak
sarjana yang masih menganggur, aku yang masih kuliah sudah mendapatkan
penghasilan besar setiap bulannya.
Kejadian ini berlangsung beberapa minggu yang lalu. Saat itu, hari Jumat sore, aku
sedang mengerjakan salah satu proyekku. Seperti biasa untuk refreshing, sambil
menyeruput secangkir kopi, aku membaca email email yang masuk. Segera kubalas
email permintaan proposal dari pelanggan, dan aku pun kadang tertawa geli
membaca email-email joke dari teman-temanku. Tetapi ada satu email yang
menarik perhatianku, yaitu dari temanku yang tinggal di Bogor, Andi. Dia sedang
suntuk dan mengajakku untuk refreshing ke Puncak saat aku tidak sibuk. Kebetulan
besok aku tidak ada acara, hanya perlu mengambil pembayaran ke salah satu
klienku. Terlebih lagi Monika, pacarku, juga sedang keluar kota bersama
keluarganya.
Aku segera mengambil HP-ku dan menelpon Andi, temanku itu.
"Di.., OK deh gue jemput lu ya besok.. Mumpung cewek gue sedang nggak ada"
"Gitu donk.. Bebas ni ye.. Emangnya satpam lu kemana?"
"Ke Surabaya.. Ada saudaranya kawinan"
"Besok jangan kesiangan ya datangnya.. Jam 11-an deh"
"OK"
Setelah itu kunyalakan sebatang rokok, dan kuteruskan pekerjaanku.
*****
Pagi itu, aku berangkat ke Bogor. Dalam perjalanan, aku mampir ke tempat salah
satu klienku di daerah Tebet, untuk mengambil pembayaran proyek yang telah
kuselesaikan. Setelah mengambil cek pembayaran, segera aku menuju tol
Jagorawi. Sialnya ban mobilku sempat kempes, untungnya hal itu terjadi sebelum
aku masuk jalan tol. Akibatnya, sekalipun aku telah memacu mobilku, baru sekitar
jam 12.30 aku sampai di rumah Andi.
"Sialan lu.. Gue udah tunggu-tunggu dari tadi, baru dateng". Andi berkata sedikit
kesal ketika membuka pintu rumahnya.
"Sorry.. Gue perlu ke klien dulu.. Udah gitu tadi bannya kempes, mesti ganti ban
dulu di tengah jalan"
"Anterin gue tambal ban dulu yuk.. Baru kita cabut" sambungku lagi.
"Bentar.. Gue ganti dulu ya". Andi pun kemudian ngeloyor pergi ke kamarnya.
Sambil menunggu, aku membaca koran di ruang tamu. Tak lama Siska, adik Andi,
datang membawa minuman.
"Kok udah lama nggak mampir Mas?"
"Iya Sis, habis sibuk.. Mesti cari duit nih" jawabku.
"Mentang-mentang udah jadi pengusaha.. Sombong ya" godanya sambil tertawa
kecil. Siska ini memang cukup akrab denganku. Anaknya memang ramah dan
menyenangkan. Kami pun bersenda gurau sambil menunggu kakaknya yang sedang
bersiap.
Setelah Andi muncul, kami segera berangkat menuju tukang tambal ban terdekat.
Setelah beres, aku membawa mobilku menuju sebuah bank swasta untuk
mencairkan cek dari klienku. Antrian lumayan panjang hari itu, akibatnya cukup
lama juga kami menghabiskan waktu di sana.
Saat keluar dari bank tersebut, jam telah menunjukkan pukul 14.00 siang, sehingga
aku mengajak Andi mampir ke sebuah restoran fast food untuk makan siang. Di
restoran itu, kami bertemu dengan dua gadis ABG cantik yang masih berseragam
SMA. Yang seorang berambut pendek, dengan wajah yang manis. Tubuhnya tinggi
langsing, dengan kulit agak hitam, tetapi bersih. Sedangkan yang satu berwajah
cantik, berkulit putih dan berambut panjang. Tubuhnya tidak terlalu tinggi, tetapi
yang paling menarik perhatian adalah tubuhnya yang padat. Payudaranya tampak
besar menerawang di balik seragam sekolahnya. Kami tersenyum pada mereka dan
mereka pun membalas dengan genit.
"Wan.. Kita ajak mereka yuk.." kata Andi.
"Boleh aja kalau mereka mau" jawabku.
"Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih"
"Beres deh"
Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan. Memang Andi
ini pemberani sekali dalam hal begini. Dia memang terkenal playboy, punya banyak
cewek. Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng.
"Lisa.." kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya.
"Ini temannya siapa namanya" tanyaku sambil menatap gadis seksi temannya.
"Novi" kata gadis itu sambil mengulurkan tangannya. Langsung kusambut jabatan
tangannya yang halus itu.
Aku dan Andi lalu pindah ke meja mereka. Kami berempat berbincang-bincang
sambil menikmati hidangan masing-masing. Ketika diajak, mereka setuju untuk
jalan-jalan bersama ke Puncak. Setelah selesai makan, waktu berjalan menuju
mobil, kulihat payudara Novi tampak sedikit bergoyang-goyang saat dia berjalan.
Ingin rasanya kulumat habis payudara gadis belia itu.
*****
Setelah berjalan-jalan di Puncak menikmati pemandangan, kami pun cek in di
sebuah motel di sana.
"Lu kan yang traktir Wan.. Lu pilih yang mana?" bisik Andi saat kami sedang
mengurus cek-in. Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru
saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.
"Novi" jawabku pendek.
"Hehe.. Lu nafsu liat bodynya ya?" bisik Andi lagi sambil tertawa kecil. Setelah itu,
kamipun segera cek-in. Kugandeng tangan Novi, sedangkan Andi tampak merangkul
bahu Lisa menuju kamar.
Setelah kukunci pintu kamar, tak sabar langsung kudekap tubuh Novi. Langsung
kucium bibirnya dengan penuh gairah. Tanganku dengan gemas meremas gundukan
payudaranya. Setelah puas menciumi bibirnya, kuciumi lehernya, dan kemudian
segera kubuka kancing baju seragamnya.
"Iih Mas.. Udah nggak sabar pengin nyusu ya?" godanya.
Tak kuhiraukan perkataannya, langsung kuangkat cup BH-nya yang tampak
kekecilan untuk menampung payudaranya yang besar itu. Langsung kuhisap
dengan gemas daging kenyal milik Novi, gadis SMA cantik ini.
"Ahh.. Ahh" erangnya ketika puting payudaranya yang telah mengeras kujilati dan
kuhisap. Tangan Novi mengangkat payudaranya, sambil tangannya yang lain
menekan kepalaku ke dadanya.
"Enak Mas.. Ahh" erangnya lebih lanjut saat mulutku dengan ganas menikmati
payudara yang sangat menggoda nafsu birahiku.
"Jilati putingnya Mas.." pintanya. Erangannya semakin menjadi dan tangannya
menjambak rambutku ketika kuturuti permintaannya dengan senang hati.
Puas menikmati payudara gadis belia ini, kembali kuciumi wajahnya yang cantik.
Lalu kutekan bahunya, dan diapun mengerti apa yang aku mau. Dengan berjongkok
di depanku, dibukanya restleting celanaku. Tak sabar, kubantu dia membuka
seluruh pakaianku.
"Ih.. Mas, gede banget.." desahnya lirih ketika penisku mengacung tegak di depan
wajahnya yang cantik. Dielusnya perlahan batang kemaluanku itu.
"Memang kamu belum pernah liat yang besar begini?"
"Belum Mas.. Punya cowok Novi nggak sebesar ini." jawabnya. Tampak matanya
menatap gemas ke arah kemaluanku.
"Arghh.. Enak Nov.." erangku ketika Novi mulai mengulum kepala penisku.
Dijilatinya lubang kencingku, dan kemudian dikulumnya penisku dengan bernafsu.
Sementara itu tangannya yang halus mengocok batang penisku. Sesekali
diremasnya perlahan buah zakarku. Rasa nikmat yang tiada tara menghinggapi
tubuhku, ketika gadis cantik ini memompa penisku dengan mulutnya. Kulihat
kepalanya maju mundur menghisapi batang kejantananku. Kuusap-usap rambutnya
dengan gemas. Karena capai berdiri, akupun pindah duduk di kursi. Novi kemudian
berjongkok di depanku.
"Novi isap lagi ya Mas.. Novi belum puas.." katanya lirih.
Kembali mulut gadis belia ini menghisapi penisku. Sambil mengelus-elus
rambutnya, kuperhatikan kemaluanku menyesaki mulutnya yang mungil. Ruangan
segera dipenuhi oleh eranganku, juga gumaman nikmat Novi saat menghisapi
kejantananku. Saat kepalanya maju mundur, payudaranya pun bergoyang-goyang
menggoda. Kuremas dengan gemas bongkahan daging kenyal itu.
"Nov.., jepit pakai susumu Nov.." pintaku.
Novi langsung meletakkan penisku di belahan payudaranya, dan kemudian kupompa
penisku. Sementara itu tangan Novi menjepitkan payudaranya yang besar, sehingga
gesekan daging payudaranya memberikan rasa nikmat luar biasa pada penisku.
"Yes.. Yes.." akupun tak kuasa menahan rasa nikmatku. Setelah beberapa lama,
kusodorkan kembali penisku ke mulutnya, yang disambutnya dengan penuh nafsu.
Setelah puas menikmati mulut dan payudara gadis SMA ini, kuminta dia untuk
bangkit berdiri. Kuciumi lagi bibirnya dan kuremas-remas rambutnya dengan
gemas. Tanganku melepas restleting rok seragam abu-abunya, kemudian kuusap-
usap vaginanya yang mulai mengeluarkan cairan membasahi celana dalamnya.
Kusibak sedikit celana dalam itu dan kuusap-usap bibir vagina dan klitorisnya.
Tubuh Novi menggelinjang di dalam dekapanku. Erangannya semakin menjadi.
Aku sudah ingin menyetubuhi gadis muda ini. Kubalikkan badannya dan kuminta
dia menungging bertumpu di meja rias. Kubuka celana dalamnya sehingga dia
hanya tinggal mengenakan baju seragamnya yang kancingnya telah terbuka.
"Ahh.." jeritnya panjang ketika penisku mulai menerobos vaginanya yang sempit.
"Gila.. Memekmu enak banget Nov.." kataku ketika merasakan jepitan dinding
vagina Novi.
Langsung kupompa penisku di dalam vagina gadis cantik itu. Sementara itu,
tanganku memegang pinggulnya, terkadang meremas pantatnya yang membulat.
Novi pun menjerit-jerit nikmat saat tubuh belianya kusetubuhi dengan gaya doggy-
style. Kulihat di kaca meja rias, wajah Novi tampak begitu merangsang. Wajah
cantik gadis belia yang sedang menikmati persetubuhan. Payudaranya pun tampak
bergoyang-goyang menggemaskan di balik baju seragamnya yang terbuka.
Ke Bagian 2

Anda sedang membaca artikel tentang ABG Toket Gede 1 dan anda bisa menemukan artikel ABG Toket Gede 1 ini dengan url http://kumpulan-ceritaxxx.blogspot.com/2013/05/abg-toket-gede-1.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel ABG Toket Gede 1 ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link ABG Toket Gede 1 sumbernya.

Keyword : cerita seks,cerita dewasa,cerita,kumpulan cerita,mendesah,selingkuh,nikmat,sumber cerita,kumpulan cerita seks,hot story



Selamat Datang Di Cerita Seks Terbesar di Indonesia

Admin Mesum - 04.31
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Promosikan Situs/Web atau Blog Anda Disini



Shout
Email extractor software for online marketing. Get it now free, Email Extractor 14. online-casino.us.org

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Kumpulan Ceritaxxx - All Rights Reserved