;

Rabu, 29 Mei 2013

Aku dan Teman Adikku

Rabu, 29 Mei 2013

Pertama kali aku mengenal hubungan sexual yang sebenarnya terjadi pada saat
adik perempuanku memperkenalkan kepadaku seorang teman wanitanya. Sejak
pertama kali aku melihat, memang aku sangat tertarik pada wanita ini, sebut saja
namanya Nuke. Suatu saat Nuke datang ke rumahku untuk bertemu dengan adikku
yang kebetulan tidak berada di rumah. Karena sudah akrab dengan keluargaku,
meskipun di rumah aku sedang seorang diri, kupersilakan Nuke masuk dan
menunggu.
Tapi tiba-tiba ada pikiran nakal di otakku untuk nekat mendekati Nuke, meskipun
rasanya sangat tidak mungkin. Setelah berbasa-basi seperlunya, kutawarkan dia
untuk kuputarkan Blue Film. Mulanya dia menolak karena malu, tapi penolakannya
kupikir hanya basa-basi saja. Dengan sedikit ketakutan akan datangnya orang lain
ke rumahku, aku putarkan sebuah blue film, lalu kutinggalkan dia menonton
seorang diri dengan suatu harapan dia akan terangsang. Benar saja pada saat aku
keluar dari kamar, kulihat wajah Nuke merah dan seperti menahan getaran. Aku
mulai ikut duduk di lantai dan menonton blue film tersebut. Jantungku berdegup
sangat keras, bukan karena menonton film tersebut, tapi karena aku sudah mulai
nekat untuk melakukannya, apapun resikonya kalau ditolak.
Kubilang pada Nuke, "Pegang dadaku.., rasanya deg-degan banget", sambil kutarik
tangannya untuk memegang dadaku. Dalam hitungan detik, tanpa kami sadari,
kami telah berciuman dengan penuh nafsu. Ini pengalaman pertamaku berciuman
dengan seorang perempuan, meskipun adegan seks telah lama aku tahu (dan
kuinginkan) dari berbagai film yang pernah kutonton. Mulutnya yang kecil kukulum
dengan penuh nafsu.
Dengan penuh rasa takut, tanganku mulai merayap ke bagian dadanya. Ternyata
Nuke tidak marah, malah kelihatan dia sangat menikmatinya. Akhirnya kuremas-
remas buah dadanya dengan lembut dan sedikit menekan. Tanpa terasa kami
sudah telanjang bulat berdua di tengah rumah. Setelah puas aku mengulum puting
susu dan meremas-remas buah dadanya, mulutku kembali ke atas untuk mencium
dan mengulum lidahnya. Sebentar kemudian malah Nuke yang turun menciumi
leher kemudian dadaku. Tapi sesuatu yang tak pernah kubayangkan akan dilakukan
seorang Nuke yang usianya relatif masih sangat muda, ia terus turun menciumi
perut sambil mulai meremas-remas kemaluanku. Aku sudah sangat terangsang.
Kemudian mataku hampir saja keluar ketika mulutnya sampai pada batang
kemaluanku. Rasanya nikmat sekali. Belum pernah aku merasakan kenikmatan
yang sedemikian dahsyat. Ujung kemaluanku kemudian dikulum dengan penuh
nafsu. Nampak luwes sekali dia menciumi kemaluanku, aku tidak berpikir lain selain
terus menikmati hangatnya mulut Nuke di kemaluanku. Kupegang rambutnya
mengikuti turun naik dan memutarnya kepala Nuke dengan poros batang
kemaluanku.
Setelah sekian lama kemaluanku di lumatnya, aku merasakan sesuatu yang sangat
mendesak keluar dari kemaluanku tanpa mampu kutakah lagi. Kutahan kepalanya
agar tak diangkat pada saat spermaku keluar dan dengan menahan napas aku
mengeluarkan spermaku di mulutnya. Sebagian langsung tertelan pada saat aku
ejakulasi, selebihnya ditelan sebagian-sebagian seiring dengan keluarnya spermaku
tetes demi tetes.
Aku tertidur pulas tanpa ingat lagi bumi alam. Kurang lebih sepuluh menit
kemudian aku terbangun. Aku sangat kaget begitu kulihat tepat dimukaku ternyata
kemaluan Nuke. Rupanya pada saat aku tertidur, Nuke terus menjilati kemaluanku
sambil menggesek-gesekan kemaluannya pada mulutku. Meskipun awalnya aku
takut untuk mencoba menjilati kemaluannya, tapi karena akupun terangsang lagi,
maka kulumat kemaluannya dengan penuh nafsu. Aku segera terangsang kembali
karena pada saat aku menciumi kemaluan Nuke, dia dengan ganas mencium dan
menyedot kemaluanku dengan kerasnya. Aku juga kadang merasakan Nuke
menggigit kemaluanku dengan keras sekali, sampai aku khawatir kemaluanku
terpotong karenanya.
Setelah puas aku menjilati kemaluannya, aku mulai mengubah posisiku untuk
memasukkan kemaluanku pada kemaluannya. Tapi dia menolak dengan keras.
Ternyata dia masih perawan dan minta tolong padaku untuk tidak membimbingnya
supaya aku memasukkan kemaluanku pada kemaluannya. Terpaksa aku
menjepitkan kemaluanku di payudaranya yang besar dan ranum. Sambil kugerakkan
pantatku, ujung kemaluanku di kulum dan dilepas oleh Nuke. Aku tidak mampu
menahan aliran spermaku dan menyemprot pada muka dan rambutnya. Aku
melihat seberkas kekecewaan pada raut wajahnya. Saat itu aku berpikir bahwa dia
takut tidak mencapai kepuasan dengan keluarnya spermaku yang kedua. Tanpa
pikir panjang aku terus turun ke arah kemaluannya dan menjilati dengan cepatnya.
Karena aku sudah tidak bernafsu lagi, kujilati kemaluannya sambil berhitung untuk
supaya aku terus mampu menjilati dalam keadaan tidak bernafsu sama sekali.
Pada hitungan ke 143 lidahku menjilati kemaluannya (terakhir clitorisnya), dia
mengerang dan menekan kepalaku dengan keras dan menjerit. Dia langsung tertidur
sampai aku merasa ketakutan kalau-kalau ada orang datang. Kugendong Nuke ke
tempat adikku dalam keadaan tertidur dan kupakaikan baju, lalu kututup selimut,
lantas aku pergi ke rumah temanku untuk menghindari kecurigaan keluargaku.
Inilah pengalaman pertamaku yang tak akan pernah aku lupakan. Aku tidak yakin
apakah akan kualami kenikmatan ini lagi dalam hidupku.
TAMAT

Anda sedang membaca artikel tentang Aku dan Teman Adikku dan anda bisa menemukan artikel Aku dan Teman Adikku ini dengan url http://kumpulan-ceritaxxx.blogspot.com/2013/05/aku-dan-teman-adikku.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Aku dan Teman Adikku ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Aku dan Teman Adikku sumbernya.

Keyword : cerita seks,cerita dewasa,cerita,kumpulan cerita,mendesah,selingkuh,nikmat,sumber cerita,kumpulan cerita seks,hot story



Selamat Datang Di Cerita Seks Terbesar di Indonesia

Admin Mesum - 04.41
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI
Silahkan Promosikan Situs/Web atau Blog Anda Disini



Shout
Email extractor software for online marketing. Get it now free, Email Extractor 14. online-casino.us.org

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Kumpulan Ceritaxxx - All Rights Reserved