;

Kamis, 24 Mei 2012

iklan sex

Kamis, 24 Mei 2012

Lima bulan yang lalu aku menjawab iklan yang dikirim oleh pasangan Dovan Lie dan Rossa pada sebuah situs dewasa yang terkenal. Keduanya sedang mencari pasangan yang cocok untuk diajak ber swinging. Kami saling mengirim e mail memperkenalkan diri kami masing masing. Lie mengirimkan foto istrinya lebih dahulu. Sangat cantik meski usianya tidak muda lagi, barangkali empat lima tahun diatas ku. Tubuhnya yang sintal tampak masih terawat dengan baik. Rossa saat itu mengenakan daster tipis tembus pandang dan bergaya sangat menggoda. Sebelum menjawab kucoba share dengan Nana istriku.
“ Ngesex bener nih ceweq…..” komentar Nana setelah melihat foto Rossa.
Kemudian ia memberiku dorongan untuk segera menjawab e mail mereka. Dua minggu kemudian mereka mengontakku lewat ponsel mengundang aku dan Nana untuk berkenalan lebih serius lewat sebuah acara makan malam di Holiday café. Mereka berdua pasangan yang sangat menyenangkan meski usianya beberapa tahun lebih tua dari kami. Rossa tampak jauh lebih cantik dibanding fotonya. Saat itu ia mengenakan gaun malam yang ketat yang berpotongan cukup rendah dibagian dadanya sehingga dapat kulihat betapa besar payudaranya. Sangat menngiurkan sekali. Lie juga terlihat sangat tertarik dengan Nana yang saat itu mengenakan tank top ketat yang menonjolkan belahan dadanya yang sangat merangsang dengan blouse mini. Kami ngobrol selama satu jam dan segalanya berjalan dengan sangat baik. Kami menjadi sangat cepat akrab. Suatu kali Lie bertanya apakah aku tidak kebera tan jika mengenakan kondom saat bercinta nanti dan kujawab tidak masalah.
Setelah menyelesiakan makan malam, keduanya mengajak kami check in disebuah hotel berbintang tiga yang letaknya tidak jauh dari café. Rossa mengusulkan untuk berendam di bak Jacuzzi dahulu se-bagai pemanasan awal. Kami bertiga langsung setuju. Kami segera melepas pakaian lalu menceburkan diri didalam bak bundar berisi air panas itu. Kami duduk berselang seling lelaki perempuan. Kulihat otot diselakangan Lie sudah mulai menegang. Sedikit lebih kecil dari punyaku. Barangkali ia sudah sangat terangsang saat menatap tubuh telanjang istriku dan ingin segera menidurinya. Namun Rossa meminta giliran berthree some lebih dahulu denganku dan suaminya. Kamipun langsung setuju. Lie mengatakan kepadaku kalau Rossa suka memulainya dengan diciumi lehernya lalu diraba pahanya. Aku dan Lie langsung beraksi. Kami bergantian memainkan vagina Rossa dengan jari kami sementara bibir kami asyik menciumi leher dan telinganya.
Lie kemudian melumat bibir istrinya dengan sangat bergairah sedang aku tidak tahan untuk tidak mem permainkan payudara dan putingnya yang sangat menantang itu dengan tangan dan mulutku. Nana yang saat itu masih menganggur segera meraih kamera digital yang kami bawa kemudian mulai menje prêt permainan kami.
Jariku menemukan kelentitnya yang telah menyembul dan mengeras lalu menggosoknya dengan perla an. Rossa menjulurkan tangannya lalu mengurut urut batang kemaluan kami berdua. Sementara itu Lie meremas remas kedua payudara istrinya yang berukuran jumbo itu sampai ia mendesah desah karena sangat terangsang oleh perlakuan kami berdua. Ia tanpa sungkan lagi meminta agar kami bersedia sege ra memasukinya. Lie menarik tubuh telanjang istrinya keatas dan menempatkannya ditepi bak. Ia ang-kat kedua kaki istrinya hingga terlihat bongkahan vaginanya yang dikelilingi bulu bulu halus. Lelaki itu lalu mempersilahkan aku untu mencumbunya lebih dahulu. Vagina Rossa terlihat sangat basah dan berkilat oleh lendir birahinya. Bibir vaginanya yang cukup lebar terlihat sangat merangsang dan menan tangku untuk segera melahapnya.
Kujilati bibir itu sebelum berpindah pada kelentitnya. Kupakai ujung lidahku untuk mengusap usap ton jolan daging yang berada tepat diatas mulut liang itu secara memutar mutar. Rossa berulangkali menge rang nikmat dan menggerinjalkan tubuhnya setiap kusapukan ujung lidahku. Sementara istrinya mere-gang birahi, Lie menyodorkan penis kemulutnya. Rossa dengan rakus melahap dan menghisapinya.
Rossa sudah sangat terangsang saat itu. Ia berulangkali memintaku segera menyetubuhinya dengan na da yang cukup memaksa
“ Cepatlah Jay! Masukan sekaranggg! Ohhhhh!”.
Lie menyodorkan sebuah kondom kepadaku yang segera kupakai. Terasa sangat nikmat ketika batang kemaluanku yang sudah sangat tegang itu mulai kubenamkan perlahan lahan kedalam liang vaginanya. Liang itu diawalnya terasa sedikit sempit bagi ukuranku namun selekasnya bisa menyesuaikan diri. Aku mulai dengan tusukan tusukan yang dangkal sebagai permainan pembuka. Rossa terus menerus mendesah sembari mengulum kemaluan suaminya yang sudah sangat tegang. Sementara itu Lie mengu lurkan tangannya kearah selakangan istrinya lalu mulai menggosok gosok kelentitnya.
“ Bagaimana vagina istriku, Jay?” tanyanya suatu kali.
“ Luar biasaaaa, Koh! Sangat nikmat rapat dan kenyal” jawabku dengan napas tersengal sengal.
“ Kalau gitu kenapa tidak kamu masukkan lebih dalam???”
Kata katanya seperti menyemangatiku. Kedua kaki Rossa semakin dibuka lebih lebar mengundangku untuk menusuknya lebih dalam dan lebih kuat lagi. Ku gerakkan penisku keluar masuk dengan sangat cepat. Menusuk….. menarik…..menusuk lagi ….. menarik lagi…. Lagi….. dan lagi…… hingga Rossa semakin kesetanan menggoyang pinggulnya. Tanpa sadar Rossa mempercepat dan memperhebat koco-kan tangannya pada batang kemaluan suaminya. Lie melenguh lenguh keenakan dan terus tergiring me nuju klimaks. Suatu kali lelaki itu benar benar menggeram ketika ujung kemaluannya memuntahkan cairan kepuasannya berulang ulang. Setelah reda Lie melap dengan handuk wajah istrinya dari sisa sisa **an maninya. Kemudian ia menyurukkan kepalanya berusaha menghisapi putting payudara istri ya. Rossa mendekati puncak!. Dinding vaginanya berkontraksi dengan sangat hebat. Berdenyut denyut dan terasa meremasi batang kemaluanku sambil memohon mohon padaku untuk menggenjotnya lebih dalam dan lebih kuat lagi!. Rossa benar benar mengejang pada saat diterjang aliran orgasme jutaan volt. Aku tidak mampu bertahan. Kupancarkan air maniku dalam himpitan vagina Rossa.
Kami beralih kerajang besar yang berada didalam kamar. Kini giliranku menjadi photographer semen-tara Rossa menarik istriku dan mengajaknya bergumul diranjang. Keduanya saling memagut dan men-jilat dengan buas. Rossa yang berada diatas mencoba menyisipkan tangannya pada selakangan Nana. Mengusap usap bulu bulu kemaluannya yang sangat lebat lalu bergerak semakin kebawah. Nana men-desah penuh kenikmatan saat Rossa mulai menggelitikkan jarinya disekitar vaginanya. Mulut Rossa kini berpindah pada putingsusu Nana. Ia hisap dan jilati dengan penuh nafsu sehingga putting itu terli hat semakin tegak mendongak. Nana hanya bisa merintih rintih keenakan dikerjai mulut dan tangan Ro ssa.
Setelah sekian menit Rossa menggeserkan tubuhnya kebawah sambil menciumi perut Nana. Terus ber gerak hingga sampai kebongkahan vagina Nana. Bibir vaginanya telah merekah dilanda nafsu dan bas ah oleh banjir birahi. Rossa membenamkan wajah cantiknya pada vagina Nana dengan posisi menung ging kebelakang dan tepat menghadap kearah Lie yang sedang duduk menonton diatas sofa. Lelaki itu tampak sangat terangsang. Ia mengurut urut sendiri penisnya yang mulai berdiri. Selanjutnya ia hampi ri istrinya dari belakang. Menggenggam kedua payudaranya sambil menggesek gesekkan penisnya naik turun sepanjang celah pantatnya.
Nana berbaring miring sambil mengangkat sebelah kakinya. Ia pamerkan gundukan vaginanya yang melengkung sempurna dan ditumbuhi bulu bulu kemaluan yang sangat lebat. Benar benar sangat meng goda. Dan tanpa mengundang Lie telah terhisap oleh pesonanya. Setelah dengan cepat mengenakan kondom, lelaki itu mendekati istriku kemudian menancapkan batang kemaluannya yang sudah sangat tegang itu kedalam liang syurgawi istriku dari arah belakang. Dengan sangat bernafsu Lie memasuk keluarkan penisnya sambil tak henti hentinya mencercau,
“ Uenakkk! Uenakkk banget memek istrimu, Jayyy!”
Nana meminta Rossa untuk menjilati kelentitnya sementara Lie menyetubuhinya dengan buas. Ide yang sungguh merangsang dan terdengar sangat nikmat. Batang kemaluanku menjadi sangat tegang. Rossa membenamkan wajahnya diantara paha Nana. Ia jilati kelentit Nana sembari menyaksikan penis suaminya yang bergerak keluar masuk vagina Nana. Vagina istriku terlihat sangat basah. Dan setiap ka li Lie menarik keluar penisnya membuat vaginanya semakin basah. Rossa menjadi terangsang juga. Ia menempatkan vaginanya tepat didepan mulut Nana. Lalu ia minta istriku menjilatinya.
Rossa menekan kuat kuat lidahnya pada kelentit istriku saat Nana terlihat akan mencapai klimaks. Nana meminta Lie mempercepat dan memperkuat sodokannya. Dan….. istriku menjerit panjangggggg ketika benar benar mencapai puncak. Lie semakin memperhebat sodokannya. Semakin liar dan tak ter-endali. Sampai ia menyemburkan maninya dalam vagina istriku.
Kutarik Rossa ketepi ranjang dan memintanya merangkak. Lalu kurendahkan wajahku hingga tepat berhadapan dengan celah vaginanya yang tampak menyembul dibawah lubang anusnya. Tampak begi-tu basah dan merangsang. Aku mulai menjilatinya dengan sangat bernafsu.
Rossa menarik bahu Nana untuk mengajaknya berciuman lagi. Nana menjulurkan tangan lalu mulai meremasi kedua payudara Rossa yang berukuran besar sampai wanita cantik itu terengah engah diser-bu mulut kami berdua. Rossa sudah sedemikian terangsang dan memintaku untuk segera menyetubuhi nya. Aku bangkit beridiri sambil menggenggam batang kemaluan yang sudah sangat bengkak. Kuarah kan dan kugiring lewat pantatnya menuju liang senggamanya yang telah terbuka dan tampak sangat nikmat. Tanpa mengenakan kondom saking tidak sabaran.
“ BLESSSSHHH!” dengan mantap kulesakkan batang kemaluanku hingga terperosok seluruh nya. Kemudian aku mulai menggerakkan maju mudur dengan sangat berirama. Rossa menarik bahu Nana kebawah tubuhnya, ia ganti meminta Nana menjilati kelentitya sementara aku menyetubuhinya dari belakang. Nana menuruti permintaan Rossa. Ia menjilat dan menghisap kelentit Rossa dengan pe-nuh perasaan. Jari Nana terasa mempermainkan zakarku juga membuat aku semakin giat menyodok vagina Rossa. Dengan cepat Rossa tergiring mendekati klimaks. Aku semakin mempercepat dan mem perkuat genjotanku sehingga kantung zakarku dengan keras menepuki pantatnya menciptakan suara yang cukup erotis, “ Plok! Plok! Plokkkk!...................... .......”.
Rossa akhirnya menggapai puncak tertingginya. Tubuhnya mengejang hebat disertai jeritan kepuasan nya. Lalu ia roboh disisi Nana. Kuhempaskan pantatku ditepi rajang sembari menarik tubuh istriku. Ku angkat dan kunaikan keatas tubuhku dengan posisi membelakangi. Begitu istriku merendahkan ping-gulnya batang kemaluanku terhisap masuk kedalam liang kenikmatannya. Sungguh sangat nikmat saat memasukinya. Kuraih pinggulnya lalu menggerakkannya maju mundur dengan bersemangat.
Lie mendekat. Ia tempelkan bibirnya pada bibir istriku. Keduanya lalu berpagutan dengan penuh nafsu sementara Nana terus menggilas batang kemaluanku dengan kuat. Kulihat Rossa telah berdiri disisi suamiya. Ia menyodorkan sebuah benda berbentuk peluru yang bisa bergetar. Lie menerimanya lalu menempelkan pada kelentit istriku. Sensasinya sungguh luarbiasa. Liang vagina Nana terasa ikut berge tar dan Nanapun mengalami kejutan kenikmatan yang tidak terkira besarnya. Ia menggelinjang gelin-jang histeris saking nikmatnya. Tak lama kemudian istriku mencapai orgasme yang kesekian kalinya.
Kini Rossa dan Nana bersimpuh dibawahku. Keduanya bergantian mengulum dan menjilati batang kemaluanku. Ketika Nana mengulum penisku, Rossa menjilati kantung zakarku. Sebaliknya ketika gi liran Rossa mengulum penisku, Nana mencumbu kantung zakarku. WOW! Luarbiasaaaa nikmatnya.
Akhirnya aku tidak tahan juga. Ku pancarkan dengan kuat cairan kepuasanku yang diarahkan kedua wanita cantik itu kewajah mereka bergantian. Setelah mereda keduanya kembali berebut menjilati batang kemaluanku hingga bersih.
Kami beristirahat sejenak sebelum memulai permainan selanjutnya hingga jauh malam

Anda sedang membaca artikel tentang iklan sex dan anda bisa menemukan artikel iklan sex ini dengan url http://kumpulan-ceritaxxx.blogspot.com/2012/05/iklan-sex.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel iklan sex ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link iklan sex sumbernya.

Keyword : cerita seks,cerita dewasa,cerita,kumpulan cerita,mendesah,selingkuh,nikmat,sumber cerita,kumpulan cerita seks,hot story



Selamat Datang Di Cerita Seks Terbesar di Indonesia

Admin Mesum - 02.11
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Promosikan Situs/Web atau Blog Anda Disini



Shout
Email extractor software for online marketing. Get it now free, Email Extractor 14. online-casino.us.org

 
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. Kumpulan Ceritaxxx - All Rights Reserved